<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1148">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ANALISIS PERBANDINGAN QUALITY of SERVICE (QoS) JARINGAN INTERNET PADA 2 PROVIDER MENGGUNAKAN WIRESHARK DI AREA WISATA CIPANAS GARUT]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sifa Nurpadillah, M.Si.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Akhmad Fauzi Ikhsan, S.T., MT.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Garut]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Fakultas Teknik]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kinerja layanan provider yang optimal sangat diperlukan oleh sebuah 
layanan internet yang dapat memberikan kenyamanan dengan adanya kinerja 
layanan yang optimal khususnya di sektor wisata yang menjadi tempat yang 
menampung banyak user pengguna provider. Penelitian ini bertujuan untuk 
menganalisis dan membandingkan Quality of Service (QoS) dari dua penyedia 
layanan internet (ISP) menggunakan alat analisis jaringan Wireshark di Area 
Wisata Cipanas Garut. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan dari kedua ISP 
menggunakan Wireshark untuk memantau dan merekam lalu lintas jaringan. 
Kemudian hasil perbandingan layanan jaringan kedua ISP tersebut ditunjukkan 
melalui grafik menggunakan matlab. Pengambilan sampel data provider Telkomsel 
dan provider XL dilakukan pada pekan biasa dan pekan tahun baru dalam waktu 
yang bersamaan dan di berbagai variasi waktu yaitu pagi, siang, sore, dan malam. 
Hasil analisis menunjukkan bahwa provider XL sedikit lebih unggul dengan 
perolehan nilai yang diperoleh yaitu Throughput tertinggi 22,3092 Mbps pada 
pekan biasa dan 28,5524 Mbps pada pekan tahun baru dengan indeks ?4?, Delay 
terbaik 7,3506 ms pada pekan biasa dan 5,76026 ms pada pekan tahun baru dengan 
indeks ?4?, Jitter terbaik 7,34934 ms pada pekan biasa dan 5,7619 ms pada pekan 
tahun baru dengan indeks ?3?, serta Packet Loss dengan nilai terbaik 0,01% pada 
pekan biasa dan 0,03% pada pekan tahun baru. Sedangkan nilai yang diperoleh 
provider Telkomsel yaitu Throughput tertinggi 12,839 Mbps pada pekan biasa dan 
12,7827 Mbps pada pekan tahun baru dengan indeks ?4?, Delay terbaik 8,53262 
ms pada pekan biasa dan 9,35763 ms pada pekan tahun baru dengan indeks ?4?, 
Jitter terbaik 8,5581 ms pada pekan biasa dan 9,35736 ms pada pekan tahun baru 
dengan indeks ?3?, serta Packet Loss dengan nilai terbaik 0,01% pada pekan biasa 
dan 0,02% pada pekan tahun baru dengan indeks ?3?. Terdapat juga beberapa faktor 
yang mempengaruhi hasil pengukuran yaitu posisi jarak antara lokasi titik 
pengukuran ke masing-masing BTS, dimana jarak antara titik pengukuran ke BTS 
Telkomsel 1 (775,34 m) dan ke BTS 2 (1.379,62 m), walaupun terdapat BTS yang 
lebih dekat untuk provider Telkomsel, area pengukuran tetap tercover oleh BTS ke 
2 yang mempunyai jarak lebih jauh daripada BTS 1 karena perbedaan jenis BTS. 
sedangkan jarak ke BTS XL yaitu (1.187,02 m). Ini mempengaruhi terhadap hasil 
pengukuran dimana provider XL sedikit lebih unggul dibandingkan dengan 
Telkomsel karena memiliki jarak yang lebih dekat dengan selisih 192,6 m. 
Selanjutnya yaitu faktor cuaca, dimana jika terjadi cuaca hujan maka yang terjadi 
pengaruh interferensi kepada kinerja kedua provider sehingga hasil yang 
didapatkan pada beberapa sampel pengukuran mengalami penurunan kualitas.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Area Wisata Cipanas]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Internet Server Provider (ISP)]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Wireshark]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Quality Of service (QoS)]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[4]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[SETIADI Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[004 USE 2024]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[000291-1]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Lib Teknik UNIGA]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[004 USE 2024]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1148]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-15 14:37:06]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-15 14:38:02]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>