<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1187">
<titleInfo>
<title><![CDATA[RANCANG BANGUN ALAT PENGERING BIJI KOPI OTOMATIS BERBASIS ARDUINO]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Irman Nurichsan, M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Akhmad Fauzi Ikhsan, S.T., M.T</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Reka Sonia Somantri</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Garut]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Fakultas Teknik]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Metode pengeringan biji kopi secara tradisional masih menjadi metode yang paling 
umum digunakan oleh sebagian besar petani dan mengandalkan sinar matahari 
sebagai sumber energi. Meskipun metode ini telah terbukti efektif selama bertahun- 
tahun, namun memiliki beberapa kelemahan yang signifikan, antara lain, waktu 
pengeringan yang lama, usaha yang tinggi dan ketergantungan pada kondisi cuaca 
yang tidak dapat diprediksi terutama pada musim hujan. Kondisi ini dapat 
menyebabkan biji kopi menjadi terlalu basah sehingga dapat mempengaruhi 
kualitas rasa serta menyebabkan tumbuhnya bakteri dan jamur. Alternatifnya, biji 
kopi bisa menjadi terlalu kering, kehilangan rasa dan menjadi rapuh. Baku mutu 
optimal dalam pengolahan biji kopi memerlukan kadar air akhir sebesar 10-13%. 
Kadar air di atas 13% membuat biji kopi rentan terhadap serangan jamur, sedangkan 
kadar air di bawah 11% membuat biji kopi rapuh dan rentan retak. Untuk mengatasi 
tantangan tersebut, pengembangan teknologi pengeringan otomatis berbasis 
mikrokontroler merupakan solusi yang tepat. Sistem menggunakan Arduino Mega 
sebagai pengontrol utama dan dilengkapi dengan sensor TCS3200 yang mendeteksi 
kematangan biji kopi berdasarkan perubahan warna selama proses pengeringan. 
Selain itu, ia menggunakan sensor DHT22 untuk memantau suhu dan kelembapan 
untuk menjaga stabilitas lingkungan kering secara optimal. Integrasi teknologi ini 
bertujuan untuk mengotomatisasi dan mengontrol proses pengeringan biji kopi 
secara lebih tepat, sehingga meningkatkan efisiensi, kualitas dan konsistensi produk 
kopi yang dihasilkan. Penerapan teknologi berbasis mikrokontroler ini bertujuan 
untuk memberikan solusi praktis dan efisien kepada petani terhadap tantangan 
pengeringan tradisional, sekaligus meningkatkan daya saing produk kopi di pasar 
yang semakin kompetitif.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Biji Kopi]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Arabika]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Pengeringan]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Kadar Air]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[4]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[SETIADI Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[004 REK 2024]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[000330-1]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Lib Teknik UNIGA]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[004 REK 2024]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1187]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-02 15:11:52]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-02 15:12:52]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>